Monday, 30 July 2012

Being wife. Being mommy.

Marhaban Ya Ramadhan. Alhamdulillah.. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang masih memberiku kesempatan untuk merasakan indahnya ramadhan. Semoga keberkahan selalu mewarni kehidupan kita semua. Amin Ya Rabb :)
Terhitung hari ini berarti sudah hari ke sepuluh. Tak terasa memang. Rasanya baru malam kemarin aku berada di Jogjakarta bersama mereka. Sahur dan buka bersama. Sederhana namun moment tersebut merupakan bagian-bagian indah untuk album kenangan di memoriku. Bangun lebih dulu, kemudian memasakan makanan untuk sahur para pria yang sudah siap menanti pengisi perutnya datang. Sembari menunggu, aku mendengar obrolan dan candaan yang diiringi dengan gelak tawa serta beberapa kata kasar yang terselip ditiap ocehan mereka. Lucu. Melihat ekspresi mereka, serasa memiliki keluarga kecil.
Di sisi lain, tempat kami yaitu dapur. Aku daaaan... haruskah aku menyebutkan cewek *tangguh ini? Haha baiklah akan kukenalkan. Cewek satu ini dikenal sebagai cewek "perkam". Apa itu perkam? Monggo cari tau sendiri. Kami berdua sembari memasak melakukan percakapan kecil. Membayangkan bahwa seperti inilah yang dilakukan orang tua perempuan kita ditiap bulan ramadhan, bahkan setiap harinya. Bangun lebih dulu dibandingkan dengan yang lain. Menyiapkan makanan dengan kondisi yang mungkin masih setengah sadar. Memastikan kembali bahwa tak ada satupun barang yang tertinggal milik suami dan anak-anaknya. Dan ternyata menentukan menu makanan itu sulit apabila tiap hari memasak sendiri. Setelah semuanya sudah dimasak, kemudian bingung sendiri selanjutnya menu apalagi yang akan dibuat. Jadi seorang ibu memang tidak semudah yang dibayangkan.
Subhanallah. Berkahilah kehidupan para ibu di dunia ini Ya Allah. Beri kebahagiaan ditiap langkah dan hembusan nafasnya. I LOVE YOU MAMA :* 
*(re: tangguh fisik dan batin, terlebih urusan cinta)

No comments:

Post a Comment